Sabtu, 09 Mei 2015

Pembunuhan di Organisasi



Ini bukan pembunuhan pada umumnya yang terjadi pada masyarakat, yang tersangkanya adalah seorang tukang becak dan korbannya adalah tukang asongan, mereka bertengkar karena tukang asongan menghalangi jalan tukang becak dan berakhir dengan kematian tukang asongan, karena di tabrak dengan sengaja oleh tukang becak.  Ini terlalu lebay.

Pembunuhan karakter, ya pembunuhan ini lebih tepatnya adalah perusakan reputasi seseorang manusia, bukan hewan, bukan. Biasanya banyak dilakukan bertujuan untuk menjatuhkan seseorang supaya nama baiknya tercoreng abis-abisan dengan cara memanipulasi fakta atau memberikan citra tidak baik pada seseorang yang dituju, pembunuhan ini lebih berdampak panjang dan mengakibatkan dendam, yang jelas ini ngeri.

Gue sering menjumpai hal ini saat berorganisasi, organisasi ??, bukannya organisasi adalah wadah sekelompok orang yang saling bergenggaman tangan untuk mencapai tujuan yang sama. Kenapa gue bilang hal ini sering terjadi di organisasi, karena.. bentar bacanya pelan-pelan aja biar loe semua pada penasaran, dan saat loe tau jawabannya, nanti kesannya biar lebih dapet sensenya.

Oke sekarang gue bakalan ngejawab rasa penasaran loe. Ini dikarenakan saat berorganisasi kita dikumpulkan dengan orang-orang yang memiliki berbagai macam karakter dan kepribadian yang berbeda, ya berarti gak sama, yaiyalah. Langsung ke contoh saja.

Saat rapat tengah berlangsung loe lagi mengemukakan pendapat, para pelaku pembunuhan karakter ini bakalan mati-matian buat nyangkat semua pendapat loe, terkadang mereka mengambil langkah dengan menggunakan alasan yang gak masuk akal. Mereka lebih suka semua orang hanya tertuju memperhatikannya dan tak ingin seseorang menandingi keberadaannya, egois banget kan. Lebih parahnya suka membicarakan kesalahan-kesalahan korbannya di depan orang banyak. Hobby mereka adalah mmelakukan pencitraan dengan bergaya ala-ala profesional serta meremehkan kinerja orang lain.

Cukup gue rada emosi saat nulis ini semua, karena semua itu gak pantes buat dipraktekin di dunia organisasi. Organisasi itu wadah dan sarana bersama, cobalah menjadi manusia yang pintar dalam memahami kata bersama, karena organisasi bukan wadah pribadi. Menjadi pelaku organisasi seharusnya selalu bersedia membuka prespektifnya untuk lebih berfikiran luas dan tidak melihat apapun dari satu sisi saja melainkan dari berbagai sisi. Menghargai pendapat sesama dan sebuah kebersamaan. Untuk masalah keahlian atau kebaikan diri loe, jangan khawatir, itu semua bakalan terlihat jika loe melakukan apapun dengan hati yang tulus dan ikhlas tanpa harus show off serta membunuh karakter orang lain demi loe bisa lebih terlihat bersinar.


Cukup jadi diri loe sendiri tanpa khawatir akan keahlian orang lain, karena pada dasarnya setiap manusia memiliki keahlian masing-masing. Jadi cukup lakukan yang terbaik aja sesuai dengan kemampuan loe.

1 komentar: