“Tong
kosong
nyaring
bunyinya” paribahasa ini sudah tidak
terdengar
asing
di telinga.
Kelas 3 SD juga sudah mengetahui
makna dari paribahasa tersebut, yang
berarti orang
yang
terlalu banyak bicara ternyata
tidak
mempunyai
kelebihan
apa-apa alias ngomong doang. Ini persepsi yang salah dan tidak rasioal karena begitu mendengar kalimat tersebut pasti seseorang hanya akan mengutamakan pikiran negatif tanpa menelusuri lebih dalam dan memahami dengan sudut pandang yang berbeda. Alasan lain karena dari dulu otak kita telah termindset kalau kalimat paribahasa
tersebut bermakna
orang
yang
inferior