Sabtu, 04 Juli 2015

“HENING SEPTEMBER”




 Puisi Cinta Menunggu Kepastian
Bulan kesembilan
Dari dua belas bulan yang berjajar di kalender
Bulan sesudah Agustus
Dan bulan sebelum Oktober


Masihkah kau seperti September
Masihkah kau berdiri di September
Masihkah kau terdiam di September
Aku tetap bertanya meski tak berguna

Hening ini...
Masih terasa sunyi di September
Terdiam memekik suasana September
Hening ini menyiksa...
Membekam petir yang terkunci dalam jiwa

Oh September...
Ini bukan yang aku angankan
Aku hanya mendamba sebuah hujan dari kemaraunya September
Aku menanti gemuruh itu di September
Menunggu kilatan-kilatan yang menari-nari
Mencari sejuknya tetesan air hujan September

Mustahil... Mustahil memang...
Tapi aku tak mau Januari ataupun November
Aku hanya inginkan September
Memecah hening di September
Lalu berteriak mencabik  sunyinya September

Tidak ada komentar:

Posting Komentar