
Bulan
kesembilan
Dari
dua belas bulan yang berjajar di kalender
Bulan
sesudah Agustus
Dan
bulan sebelum Oktober
Masihkah
kau seperti September
Masihkah
kau berdiri di September
Masihkah
kau terdiam di September
Aku
tetap bertanya meski tak berguna
Hening
ini...
Masih
terasa sunyi di September
Terdiam
memekik suasana September
Hening
ini menyiksa...
Membekam
petir yang terkunci dalam jiwa
Oh
September...
Ini
bukan yang aku angankan
Aku
hanya mendamba sebuah hujan dari kemaraunya September
Aku
menanti gemuruh itu di September
Menunggu
kilatan-kilatan yang menari-nari
Mencari
sejuknya tetesan air hujan September
Mustahil...
Mustahil memang...
Tapi
aku tak mau Januari ataupun November
Aku
hanya inginkan September
Memecah
hening di September
Lalu
berteriak mencabik sunyinya September
Tidak ada komentar:
Posting Komentar