Sabtu, 04 Juli 2015

“PERKOSA DUNIA”



Kata orang hidup adalah sebuah pilihan.


Kata orang hidup adalah sebuah perubahan.


Dan kata orang hidup tergantung bagaimana kita menikmatinya.


Sudah banyak, bahkan terlalu banyak orang yang sudah mulai atau sudah merasa pandai menilai apa itu arti HIDUP. Seakan-akan mereka telah menjadi ahli atau pakar hidup. 


Ada lagi arti hidup yang lebih mengerikan, mereka mengatakan bahwa hidup itu seperti diperkosa, enak tidak enak harus tetap dinikmati. Omong kosong !!!


Apakah mereka menikmati ??


#TIDAK


Apakah kalian juga mau menikmati sebuah kesakitan ?? pembohong !! 
      

Mereka hanya mengeluh pada Tuhannya. Berteriak kepada sosial media, menginginkan belas kasihan dari para pembaca. Dan tahukah, sebenarnya pembaca pun muak dan malas membaca ataupun melihat keluhan mereka. Lebih baik sembunyikan saja keluhan itu dalam peti lalu kubur dalam-dalam. Itu lebik baik.


Mereka juga mengatakan bahwa jalani hidup seperti air mengalir. Sadarkah kalian, itu adalah jelmaan dari keputus-asaanmu. Kamu pasrahkan jalan hidupmu pada takdir Tuhan yang tak pernah kau tahu. Kamu berharap bahwa nanti akan ada waktu yang lebih baik di depan sana. 


Cukup !!!


Kalian terlalu banyak membual tentang arti hidup. Kalian terlalu merasa pintar menilai arti hidup. 


Sebentar, kamu bilang hidup seperti diperkosa, kamu bilang jalani saja seperti air mengalir. Bukankah itu kata-kata dari seorang pecundang, lalu apakah kalian dilahirkan sebagai seorang pecundang. Sayang sekali.


Bagaimana jika kita perkosa saja dunia, kita pegang kendali segala penderitaan serta kepahitan dunia. Tak perlu memaksa dengan cara yang kasar. Cukup bergerak perlahan dan bangkitkan diri. Jika kita bisa menjadi pelaku pemerkosa, kenapa kita harus menjadi korban perkosa dunia. Hidup kita lebih berharga, hak kita untuk berjuang juga sangat berharga.


Menunggu air terus mengalih pun juga tak ada gunanya. Kenapa kita tidak melawan arus itu. Toh negara ini merdeka karena perlawanan mereka. Mereka yang berani melawan penjajah agar dapat hidup bebas dan mencapai kesejahteraan. Kenapa kamu tidak ? apa asiknya hidup mengikuti alur, terombang-ambing oleh arus. Terbawa air dari hulu ke hulu. 


Baiklah, cukuplah mendengar perkataan mereka tentang arti dari sebuah hidup. Berhenti menjadi pribadi yang meniru teory hidup orang lain. Karena orang-orang itu tidak sadar bahwa setiap orang memiliki cara hidup dan keadaan hidup yang berbeda. Cukup tentukan jalan hidupmu, kuasai duniamu. Lawan apapun. Apapun yang membuat ragu untuk mencapai apa yang kamu mau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar